Mercu Buana Training & Consulting (MBTC) merupakan lembaga/wadah baru bentukan Universitas Mercu Buana sebagai pengejawantahan dari konsep Tri Darma Perguruan Tinggi. Wadah ini juga berfungsi untuk mengaplikasikan visi dan misi Universitas Mercu Buana yang ingin terus mengembangkan diri untuk menjadi Universitas yang unggul, bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat. MBTC pada perkembangannya kelak diharapkan akan mampu bersaing dengan lembaga-lembaga lain yang sejenis, sehingga eksistensinya baik ke dalam (intern) maupun ke luar (ekstern) harus ditingkatkan.
Sebagai suatu Universitas yang akan berbasis pada keunggulan comparative & competitive, bentukan lembaga-lembaga semacam ini akan menjadi nilai tambah (added value) di mata konsumen yang berdampak pada berbagai aspek (prestige, komersial dan managerial).
Maksud dan tujuan dibentuknya lembaga ini secara umum adalah untuk dapat menjadi center atau pusat pelatihan dari berbagai bidang ilmu yang ada di industri dan di lingkungan UMB, sehingga berguna baik ke dalam organisasi maupun ke luar masyarakat umum. Sedangkan secara khusus MBTC direncanakan untuk dapat mengantisipasi kesenjangan kemampuan antara dunia pendidikan dan dunia industri/usaha, selain dapat berperan sebagai alternative untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Sedangkan maksud dan tujuan lain dari lembaga ini diharapkan mampu mendidik tenaga-tenaga terampil dalam bidang tertentu, sebagai alternatif dari pendidikan formal. Dengan demikian maksud dan tujuan ideal MBTC ini adalah agar SDM Indonesia dapat meningkat sehingga mampu dalam menghadapi persaingan global dan mempunyai aspek kesiapan dalam menjalankan pekerjaan dan tugas.
MBTC sebagai pengembangan priduk dari UMB selain merupakan suatu peluang usaha (business opportunity), juga untuk menjamin eksistensi organisasi secara keseluruhan. Perkembangan industri dewasa ini baik dalam bidang jasa maupun barang, yang ditandai dengan perubahan yang begitu cepat di segala tingkatan, mengakibatkan timbulnya GAP/kesenjangan antara teknologi/industri dengan masyarakat/konsumen. keadaan ini membuka peluang bagi MBTC untuk turut berperan dalam mengisi kesenjangan tersebut.
Untuk dapat memanfaatkan peluang-peluang tersebut dengan efektif dan efisien, MBTC harus mempunyai strategi bisnis sebagai faktor penentu keberhasilan usaha (competitive tool). Bentuk-bentuk strategi yang akan digunakan, antara lain dengan melakukan Aliansi Strategis (kerja sama), Aliansi Marketing dan Teknologi Applied (Sertifikasi).
Peluang lain yang juga dapat dimanfaatkan ialah trend globalisasi yang mulai dirasakan oleh para pelaku industri/pasar.